Aku dan puncak itu
Sepenggal cerita bahagia bersama kawan
Menikmati indahnya semesta diatas awan ^^
Saat itu, aku sedang menjalani semester tua ditemani dengan segudang buku dan selalu didepan layar laptop jenuuh (skripsi didepan mata, iyaa pengen fresh). Nggak sengaja, aku bersama rekan kerja berbincang ramah dengan ditemani secawan wedang ronde yang menghangatkan. Kita secara tidak langsung berbincang soal pendakian, berharap bisa manyalurkan keinginan mendaki bersama disuatu puncak. Nggak lama kemudian, ketika aku sedang bersosmed salah seorang teman yang tak begitu akrab sedang ngajakin gabung untuk melakukan pendakian ke Gunung Lawu. Yaa, semua memang simple planning sih tapi alhamdulillah bukan mimpi semata untuk sampai puncak Gunung Lawu, Hargo Dumilah.
Kita akan melakukan pendakian pada 25-26 April 2014, setelah semuanya sudah kita persiapkan. Dan saya siap untuk melangkah lebih banyak dari biasanya, tiba-tiba dapet sms dari teman yaitu Risa kalo pakdhenya meninggal. Jadi dia belum bisa memastikan kalo bisa ikut. Padalah dalam pendakian itu saya adalah seorang newbie alias pemula akut yang hanya kenal sama dua oang teman saya risa dan riyo. Entahlah saya sudah pesimis untuk berangkat. Namun disisi lain risa sangat antusias support supaya pendakian ini tidak diundur. Dengan support dia, akhirnya pendakian fix untuk dilanjutkan (walaupun tanpa dia, thanks risa for all :*).
Kita sepakat kumpul jam 2 siang di alun-alun karanganyar yang karena kita berbeda semua wilayahnya,sebenarnya cuman saya sih yang berbeda hehehe dari Sukoharjo sendiri dan lainnya dari Boyolali. Setelah kita kumpul, kita sempet kenalan dulu, semua teman sangat baik dan mudah bergaul juga care pula, abis kenalan kemudian kita gooo ..........
Sampai pasar alun-alun Tawangmangu kita beristirahat sejenak sambil menjalankan solat ashar, kemudian kita lanjut dan sampai bascame cemoro sewu pukul 17.00 wib. Sampai sana kita packing ulang,sempet juga makan cilok panas khas tawangmangu hehehe... Lalu kita mulai melakukan pendakian, diawali dengan berdoa bersama dan beberapa foto ^^
Pintu masuk via cemoro sewu
Kemudian langkah demi langkah kita mulai menapakkan kaki, dinginnya syahdu tapi kalo sambil jalan jadi anget hehe. Saat itu lumayan rame pendakian, mungkin juga karena malam minggu dan memilih pendakian sore atau malam hari dengan maksud untuk menikmati sunrise dipuncak besuk paginya seperti keinginan saya juga :D
Perjalanan kali ini bisa dikatakan "overdose" soalnya saya pemula akut dan tanpa persiapan fisik yang baik. Maklum males jogging sih sayaaa -___-, Lalu saya sampai pada pos 1 dan beristirahat sebentar sembari ngemil. Setelah itu kita melakukan perjalanan lagi, kali inisaya mulai lelah mulai lelah. Jalannya emang udah tatanan batu-batu sih tapi jaraknya lebar-lebar dan itu bikin saya capek ^^
Tapi kita jalan santai kok, mas simo bilang "kita santai aja jalannya, soalnya juga bawa pemula dua (aku sama nisah) nikmatin malam yang dingin bertabur bintang sambil jagongan diperjalanan biar ngak terasa lelah" itu tuh kata-kata bijaknya muncul :D Lalu sampai pos 2, namun dikarenakan pos 2 udah penuh sama pendaki lain kita istirahatnya dipinggiran jalur pendakian dan seperti biasa kita ngemil sambil nikmatin taburan bintang subhanallah indah bangeeeeeets *pengenlagi*. Nah ini nih perjalanan yang syahdu dan ngangenin ada di antara pos 2 ke pos 4, saya hampir lima langkah berhenti lima langkah berhenti dan seterusnya. Tapi lelahnya ngangenin kok, iya soalnya pertama kali ndaki jadi semangat banget bisa lalui rintangannya itu. Kita sampai pos 3 istirahat dan mendirikan dome disana. Kita makan malam dan beristirahat sejenak disana. Saat itu gerimis mengundang jadi brrrrr gitu deh. Nahh mungkin kelelahan kali ya kita tidurnya pules banget sampai pukul 04.00 baru bangun hahahahaha (ternyata kebo semua). Kita solat subuh lalu beresin barang-barang dan kita siap melangkah lagi. Sempet terjadi masalah sih, lambung saya kambuh gara-gara tadi malam minum kopi. Duhh sempet nyuruh mereka ninggal saya sih tapi karena semangat mereka jadinya saya tetep lanjuuuuuuuut. Dan smentara saya off dulu nge-carriernya (makasih riyo udah bawain carrier saya).
Disepanjang jalur pendakian pos 3 ke pos 4
Saat saya sakit dan gak mampu nge-carrier ( tp masih bisa eksis foto :D)
Siluet samudera diatas awan ^^
Ini nih yang seru lagi, dari tadi jalaaan terus ngak sampai-sampai dan kerennya anak gunung itu selalu memberi motivasi tanpa henti. Mereka baik-baik sekali. Saat kita kelelahan naik dan mereka yang turun selalu bilang "Puncak sudah didepan mata, semangat kalian" dan lagi "5menit lagi sampai puncak semangat yaaa". Tau sih mereka itu berbohonh tapi mereka memberi semangat tersendiri sehingga kita ngak banyak ngeluh ^^ (makasiii semuanya)
Kita sampai pos 4 dan pos itu berupa batu kapur, subhanallah indahnya pemandangan di pos 4 iniii. Bikin ketagihan deh ^^
Nisaa lagi semedi ^^
Komandan eksis
Saya juga ikutan eksis hehe
Setelah mengabadikan momment keren di pos 4 kemudian kita melanjutkan perjalanan lagi. Dengan semangat sampai puncak saya dan teman-teman menapaki tangga batu setapat demi setapak. Nah saking saya senengnya hampir sampai puncak, sakit perutnya hilang sekejab mata (alhamdulillah ya rabb). Saking semangatnya juga saya yang jadi leader dalam perjalanan dan alhasil saya tersesat di padang edelweis ( haha saya oon sih :D). Namun setelah melewati itu semua akhirnya sampai dibukit teletubis nya yeyeyeyee :D
Ini saya yang tak pernah lepas dari genggaman chokychoky :D
Komandan juga bergaya ala juve :D(eakkk)
nisa yang kece badai dengan salonpas dihidungnya (biar tetep mancung)
Hampir puncak (seneng banget ini)
Kemudian setelah berjam-jam, langkah demi langkah, semangat dan tekat serta tujuan sampai pada titik tertinggi gunung Lawu, Hargo Dumilah kesampaian juga. Sujud syukur padamu ya rabb,terimakasih restu ayah dan ibu serta kalian sabahat seperjuangan yang tak pernah jemu menemani setiap langkahku ^^
Kitaa di hargo dumilah :D
Nisa eksis
Saya di puncak Lawu :*
Tak lama kami menikmati dan mengabadikan momen indah lalu turun kabut tebal dan kami terpaksa turun sebelum kehujanan, ehhh ternyata kita kebes juga T.T bawa jas hujan satu doang dipake risa buat mengamankan kamera dan lain sebagainya :D
Kita beristirahat di warung makan, eeeeh puncak lawu ada warungnya loh nasi pecel sama nasi sayur, soto juga ada :D. Kita beristirahat sejenak dan menuaikan solat dhuhur kemudian packing dan Go Home :)
Turun Gunung :D :D
Kita eksis dulu, mas simo keren bener tuh :P
Dapet vitamin mata, liatin pemandangan nan menakjubkan sepanjang jalan ^^
miss momment with you all ^^
Perjalanan ke puncak gunung itu bukan sebuah perjalanan biasa melainkan kebersamaan antar sesama,bergaul dengan alam dan dekat dengan Tuhan. Perjalanan pendakian pertamaku yang begitu banyak mengajari ku arti syukur kepada Sang Pencipta, mengajari ku arti sebuah pertemanan, mengajariku bersabahat dengan alam. Terimakasih semesta, aku merindukanmu dalam dekap ^^
"Ketika kita berada dipuncak tertinggi, kita akan menyadari masih ada Sang Maha Tinggi"
Hargo Dumilah, Lawu 25 April 2014





4 komentar:
Subhanallah!
Perjalanan yang tak kan terlupakan, dengan tekad dan semangat yang kuat kita berhasil mewujudkan impian itu.
miss this moment :D kangen .. haha
Marii kita kemana ^^
Kpn 2 jd guide aq ke lawu ya :-D
Posting Komentar